Cara Kredit Rumah Melalui KPR

Bisnis Properti Jual Beli Rumah

Memiliki rumah memang impian bagi tiap pasangan muda yang baru saja menikah. Apalagi jika sudah diberi momongan, akan lebih menyenangkan apabila telah tinggal di rumah pribadi. Masalahnya, tiap tahun harga rumah baru mengalami kenaikan hingga total pembelian unit tersebut harus menyediakan sejumlah uang dengan nilai yang besar. Akhirnya, banyak orang risau ketika harus membeli rumah baru karena budget yang belum tersedia. Nah, kini Anda tak perlu khawatir lagi. Ada cara lain supaya dapat memiliki rumah idaman tanpa harus memiliki budget yang besar. Yaitu dengan sistem Kredit Kepemilikan Rumah atau KPR. Dengan kredit rumah, Anda bisa langsung menempati rumah pribadi bersama keluarga dengan cicilan tiap bulan yang jumlahnya tidak memberatkan. Lalu, bagaimana langkah-langkah beserta persyaratan untuk bisa menggunakan sistem KPR? Yuk simak ulasannya berikut!

Temukan Dulu Rumah yang Anda Incar

kredit rumah

Sebelum mulai melalui sistem KPR, langkah pertama kredit rumah yang harus Anda lakukan adalah menentukan rumah yang akan ditempati. Untuk dapat melakukan ini, datanglah ke pihak bank dan meminta data terkait lokasi rumah mana yang tersedia untuk sistem kredit KPR. Atau Anda juga bisa mulail browsing dan mencari informasi sebanyak mungkin mengenai rumah minimalis yang available sistem KPR. Selain itu, pastikan jika kebutuhan keluarga Anda terpenuhi dengan rumah yang dipilih. Pertimbangkan pula faktor lingkungan yang nyaman, akses yang mudah, serta pencahayaan tiap ruang yang cukup. Disarankan untuk memilih alternatif rumah yang akan ditinggali untuk pertimbangan harga maupun kemudahan proses KPR.

Ungkap Detail Rumah yang Anda Pilih

Bukan hanya desain dan eksterior yang indah yang harus diperhatikan saat Anda hendak membeli rumah pilihan Anda. Rumah adalah hunian keluarga yang akan ditempati bersama keluarga dalam waktu lama bahkan seumur hidup. Maka dari itu, supaya tetap nyaman tinggal di rumah, pastikan segala hal terkait rumah tersebut Anda ketahui lebih awal. Mulai dari harga, uang muka yang harus dibayar, cicilan tiap bulan, dan jumlah tanda jadinya. Ketahuilah saat Anda hendak kredit rumah, ada dua kemungkinan yaitu rumah tersebut sudah dibangun, atau baru akan dibangun ketika uang muka sudah dibayar.

Nah, apabila rumah pilihan Anda sudah dibangun, pastikan untuk mengamati dengan detail desain dan gambar denar rumah tersebut. Pastikan lokasi tersebut dengan benar. Jika perlu, obsevasi secara langsung untuk cek fasilitas rumah maupun perumahan. Namun, apabila rumah tersebut baru akan dibangun setelah uang muka dibayar, pastikan untuk menanyakan berapa lama waktu penyelesaian pembangunan rumahnya. Tanyakan pula proses sistem kredit rumah melalui KPR nantinya. Ingat, uang muka yang sudah dibayar artinya tanda persetujuan di awal. Jadi, apabila Anda hendak membatalkan janji, uang muka yang sudah dibayarkan tidak dapat diambil kembali atau dapat kembali dalam jumlah kurang dari 100%.

Bayar Tanda Jadi

kredit rumah

Apabila sudah mantap dengan rumah pilihan Anda, pastikan untuk segera melakukan pembayaran tanda jadi. Ingat, pembeli yang hendak memiliki rumah tersebut tak hanya Anda, jadi usahakan untuk melangkah ke step selanjutnya. Tanda jadi ini bisa dibilang semacam tanda booking. Artinya, rumah yang Anda dipilih tidak boleh dibeli oleh orang lain. Pembayaran tanda jadi ini juga berfungsi supaya harga tidak naik ketika Anda tidak segera membayar. Terkait tanda jadi untuk kredit rumah, biasanya tiap developer memiliki kebijakan yang berbeda. Ada developer tertentu yang memberi kebebasan tanpa batas waktu, ada pula yang mengharuskan membayarkan uang muka dalam tenggang waktu tertentu. Di lain sisi, ada developer yang mengatakan uang muka akan hangus apabila tidak jadi.

Bayar Uang Muka Sistem KPR

Langkah selanjutnya setelah membayar tandai jadi, Anda harus segera membayar uang muka. Uang muka atau DP ini adalah awal pembayaran atau jaminan bahwa Anda benar-benar akan membeli rumah tersebut dengan sistem kredit rumah KPR. Ada sebagian developer yang mengatakan uang tanda jadi adalah uang muka. Jadi, setelah membayar tanda jadi sekaligus uang muka, Anda hanya perlu membayar sisanya saja. Ingat, proses ini dilakukan sebelum pengajuan sistem KPR di bank. Jadi, apabila pengajuan KPR rumah Anda pada pihak bank ternyata ditolak, uang muka akan dikembalikan.

Ajukan Sistem KPR ke Bank

kredit rumah

Inilah proses dari kredit rumah sistem KPR yang paling penting. Yaitu pengajuan sistem KPR pada pihak bank. Biasanya, pengurusan sistem KPR ini dibantu oleh pihak developer yang telah bekerjasama dengannya. Jadi, pastikan bank yang Anda pilih tepat. Apabila ternyata bank yang Anda pilih bukan partner dari developer rumah, siap-siap untuk mengurus proses pengajuan sistem KPR sendirian.

Ketahuilah proses pengajuan sistem KPR ini akan membutuhkan waktu lama. Beberapa dokumen yang pasti diperlukan saat pengajuan diantaranya fotokopi rekening tabungan, surat keterangan bekerja, menjadi pegawai tetap minimal selama 2 tahun, slip gaji tiga bulan terakhir, fotokopi KTP, KK, surat nikah, dan lain sebagainya.Hal ini tergantung dari bank pilihan Anda kredit rumah.

Selama waktu pengajuan, bank tentu akan melakukan survei untuk memastikan data yang Anda berikan benar serta mampu untuk membayar tagihan tiap bulannya. Proses pengecekan dimulai dari tempat Anda bekerja, pengecekan ke BI untuk memastikan bahwa Anda dan istri tidak termasuk dalam catatan blacklist kredit sebelumnya, serta wawancara kondisi finansial Anda. Dalam kredit rumah dengan KPR, biasanya bank akan menyaratkan besar cicilan 30% gaji bahkan 40% gaji. Jadi, pastikan untuk sebelum memutuskan untuk kredit KPR, Anda tidak memiliki tanggungan lain. selamat mencoba!