Hasil gambar untuk investasi rumah

6 Langkah Investasi Rumah Untuk Pemula

Bisnis Properti

Rumah merupakan kebutuhan bagi setiap orang dan merupakan salah satu aset yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun. Rumah menjadi salah satu tempat untuk mengalokasikan uang Anda untuk investasi yang menguntungkan. Dengan investasi rumah, Anda bisa mendapatkan 2 keuntungan sekaligus yaitu pendapatan sewa dan capital gain. Namun, agar Anda bisa mendapatkan 2 manfaat tersebut dengan optimal. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat akan menentukan rumah yang akan dibeli untuk berinvestasi.

Rumah bisa Anda investasikan baik itu untuk investasi rumah subsidi atau investasi rumah kontrakan. Investasi rumah kontrakan saat ini memang menjadi salah satu ladang untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Apalagi harga tanah tiap harinyaselalu naik. Bahkan bisnis properti yang satu ini menjadi incaran banyak orang termasuk banyak selebriti yang mencoba bisnis kontrakan untuk mendulang keuntungan. Tapi bukan berarti Anda yang masih pemula, gak bisa lho menjadikan bisnis rumah kontrakan sebagai ladang Anda untuk mendapatkan keuntungan.

Namun, sebelum Anda terjun ke investasi rumah ada baiknya Anda mengetahui bagaimana cara yang tepat agar bisnis rumah kontrakan Anda lancar jaya. Pasalnya, gak sedikit juga orang yang jadi bangkrut karena gak membuat perencanaan terlebih dahulu dengan matang. Jadi, niatnya bisnis mau untung malah buntung.

Nah, Berikut ini kami akan menjelaskan tentang 6 langkah bagi Anda yang pemula, dalam investasi rumah yang bisa Anda pertimbangkan saat akan membeli rumah untuk investasi.

1. Pertimbangkan Budget yang Dimiliki Saat Akan Membeli Rumah

Gambar terkait

Tujuan utama pembelian rumah yang Anda lakukan adalah untuk membuat keuangan Anda menjadi lebih sehat dengan adanya aliran penghasilan dari investasi rumah. Namun, mempertimbangkan masalah budget yang dimiliki untuk membeli rumah, menjadi hal yang sangat penting saat akan menentukan pembelian rumah.

Harga rumah yang akan dibeli akan menentukan berapa DP minimal yang harus Anda bayarkan dan berapa cicilan yang perlu Anda bayarkan secara rutin setiap bulannya. Jangan sampai cicilan yang dikeluarkan setiap bulan memberatkan kondisi keuangan Anda saat ini. Jadi sesuaikan dengan rencana anggaran yang Anda siapkan. Jumlah cicilan ideal investasi rumah yang bisa diambil sekitar 30% dari total penghasilan yang Anda dapatkan setiap bulan.

2. Tentukan Lokasi dan Jenis Rumah yang Anda Beli

Jika Anda bertujuan bahwa rumah yang akan Anda beli untuk investasi rumah di masa depan. maka penentuan lokasi dan jenis rumah ini menjadi langkah penting selanjutnya. Lokasi yang buruk dan tidak strategis akan sulit menarik para penyewa untuk menggunakan rumah yang Anda sewakan nantinya. juga perkembangan nilainya bisa lambat dari rata-rata harga properti.

Pertimbangkan faktor-faktor fasilitas yang ada di sekitar lokasi, sarana transportasi, fasilitas publik, dan lokasi yang strategis. Jika Anda membidik para wisatawan sebagai penyewa rumah, sebaiknya pilih lokasi rumah yang berdekatan dengan berbagai tempat wisata di sekitar. Atau jika Anda membidik pegawai dari luar kota, lokasi bisa dipilih berdekatan dengan pusat bisnis yang strategis.

3. Siapkan Modal Untuk DP Rumah

Gambar terkait

Dalam setiap kegiatan untuk berinvestasi, modal adalah hal yang wajib harus disediakan oleh para investor dalam menanamkan dananya sebagai modal untuk berinvestasi. Jika Anda mampu membayar uang muka rumah yang lebih besar dari minimal pembayaran. maka pinjaman dan jumlah cicilan setiap bulan bisa semakin rendah. Saat ini nilai minimal uang muka yang harus dibayarkan untuk membeli sebuah rumah berkisar dari 10 – 20% dari harga jual.

Untuk itu Jangan menyimpan uang ditabungan untuk mempersiapkan uang muka pembelian rumah. Karena waktu yang diperlukan untuk mengumpulkannya bisa sangat lama dan membuang-buang waktu. Solusi terbaik yang bisa Anda pilih adalah dengan berinvestasi pada investasi rumah yang menawarkan imbal hasil kompetitif.

4. Mempertimbangkan Metode Pembiayaan Lain

Hasil gambar untuk investasi rumah kontrakan

Daripada Anda meminjam uang di bank untuk membeli sebuah rumah, sebaiknya pertimbangkan untuk meminjam uang dari kerabat, teman atau keluarga. Pilihan pembiayaan seperti ini tentu saja ada untung dan rugi yang harus dipertimbangkan oleh Anda dengan matang. Seperti yang kita ketahui bahwa pinjaman di bank tentu dengan bunga.

Keuntungan jika Anda tidak meminjam uang di bank, Anda tidak perlu membayar pinjaman dengan beban bunga yang tinggi. sedangkan kerugian bila Anda meminjam dengan kerabat, teman, atau keluarga adalah hubungan Anda mungkin bisa rusak dengan teman dan keluarga. Ini bisa terjadi saat Anda tidak bisa membayarkan hutang tersebut dengan tepat waktu.

5. Siapkan Diri Anda Untuk Mulai Menyewakan Rumah Tersebut

Hasil gambar untuk investasi rumah kontrakan

Jika semua sudah siap, dan Anda sudah menemukan rumah yang akan Anda sewa atau kontrakan. Hal yang perlu Anda pertimbangkan pada fase ini adalah mulai menentukan berapa biaya sewa kontrakan yang akan dipatok setiap bulannya. Biaya sewa dipatok berdasarkan fasilitas yang Anda berikan kepada para penyewa, lokasi properti yang dimiliki, dan fasilitas lain sebagainya. Pastikan harga masuk akal, Jangan sampai biaya sewa yang Anda tetapkan tidak mampu menutup biaya yang perlu dikeluarkan untuk sebuah properti tersebut. Terapkan juga beberapa aturan untuk para penyewa rumah agar Anda bisa meminta mereka untuk menjaga rumah dan mempertanggungjawabkan kesalahan yang dilanggar.

6. Siapkan Asuransi Untuk Rumah yang Dimiliki

Ada 3 cara untuk mengelola risiko yang ada dalam investasi rumah yaitu menghindari risiko, mengalihkan risiko kepada orang lain, atau meminimalisir risiko tersebut. Tentu setiap bisnis pasti ada risikonya, tak terkecuali bisnis rumah kontrakan. Yang dimana ada objek di dalamnya yakni rumah.

Asuransi merupakan salah satu cara terbaik untuk mengalihkan risiko kepada pihak ketiga, saat terjadi masalah pada rumah yang Anda miliki. Beberapa risiko yang bisa saja terjadi adalah kebakaran, bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, dan bencana-bencana yang lainnya.

Dengan adanya asuransi yang telah tersedia, tentu hal ini bisa membuat Anda sebagai pemilik lebih nyaman dan tenang saat investasi rumah. Sebab, Anda memiliki hal klaim saat terjadi bencana atau masalah yang tidak diinginkan pada rumah Anda tersebut.

Dengan melewati 6 langkah dan tahapan di atas, kami berharap Anda bisa menentukan jenis rumah untuk investasi rumah yang paling menguntungkan untuk dimiliki. Jangan sampai rumah yang anda beli tidak diminati oleh para penyewa dan kenaikan harganya sangat rendah di masa depan. Investasi menjadi cara yang memudahkan Anda untuk dapat amendapatkan lebih banyak uang di masa depan dibandingkan dengan menabung uang tersebut di bank. Selain itu investasi rumah juga menjadi cara apabila Anda sudah tidak lagi bekerja atau pension. namun Anda masih tetap bisa mendapatkan keuntungan dengan cara berbisnis. Semoga informasi yang kami bagikan bermanfaat bagi Anda dan menginspirasi Anda untuk mencoba berbisnis rumah kontrakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *